Selasa, 24 Desember 2013

KISAH DAN MISTERI LUKISAN SAYA (CAHYA RUSTIADI)






Lukisan 'Wanita di Tepian Sungai'

Kadang kala saya suka menyendiri di Cibodas Puncak. Suatu waktu saya duduk ditepian sungai berair bening, dingin, dengan hamparan batu berlumut hijau dan daun daun semak  menyentuh tepian air sungai. Dalam keadaan hutan rimba yang hening, hanya terdengar riak air sungai diselingi siulan burung. Tiba tiba terbayang tubuh wanita langsing putih bagai mayat tergeletak lunglai ditepian sungai tersebut. Bayangan ini terus menerus menghantui saya selama saya berada disana. Kemudian saya kembali ke villa langsung saya melukis. Tentunya saya ekspresikan bayangan wanita tersebut melalui cat minyak pada kanvas. Jadilah sebuah lukisan 'Wanita di Tepian Sungai'.
Entah kenapa, sepuluh tahun kemudian terjadi pembunuhan pada adik ipar saya - wanita, mayat nya dibuang ke sungai. Kronologis kejadian pembunuhan ini mengingatkan saya pada lukisan ini.




Lukisan 'Anak Lelaki di Candi Borobudur'

Banyak teman mengatakan kalau anak lelaki dalam lukisan ini adalah Reza, anak tiriku. Memang wajahnya mirip Reza usia 9 - 10 tahun. Memang saya bertemu Reza ketika berumur 9 tahun. Namun  Reza lahir di tahun 1995 sedangkan lukisan ini di buat tahun 1985, saat saya masih menjadi mahasiswa arsitektur Universitas Trisakti. Lukisan ini saya buat  berdasarkan foto yg sembarang saya ketemukan. Yang jelas bukan foto Reza, karena Reza belum lahir saat lukisan ini dibuat. Namun saat saya melukis ada beberapa bagian saya rubah yakni bagian wajah dan tangan. Ternyata wajah anak lelaki dalam lukisan ini memunculkan wajah anak tiri saya 20 tahun kemudia






Lukisan 'Perpisahan Cinta Pertama'


Lukisan cat air ini dibuat saat saya kuliah arsitektur di universitas Trisakti. Saat saya berpisah dengan gadis yg merupakan cinta pertama saya. Perpisahaan yg membuat saya patah hati, begitu mendalam dan sesnsitif.Ternyata cinta bisa melabilkan seseorang atau merubah tujuan hidup seseorang bahkan merubah karakter seseorang.







Lukisan 'Sendiri Sepi'

Saat kamu hadir dalam hidupku, seperti cahaya yg mengangkat diriku, seperti angin sejuk di kala kering melanda. Namun, ada hubungan terlarang diantara kita, sehingga kita tidak dapat melakukan lebih dari ini. Kamupun tidak bisa selalu ada didekatku. Aku pun sulit menerima kehadiran orang lain dalam hatiku. Kesendirianku semakin menghampakan diriku. Dan aku semakin menelanjangi diriku dalam ketidak jelasan cinta.





Lukisan 'Empat Apel'


Beberapa bulan sebelum saya menikah, saya melukis. Entah kenapa saya terdorong ingin melukis Apel. Dan hanya bisa melukis 4  buah Apel. Sampai sekarang anggota keluarga saya pun hanya berjumlah 4 orang. Satu buah apel kecil yakni putri saya yg masih berusia 6 tahun, sedangkan kakak nya berusia 18 tahun. Usia saya dan isteri saya mendekati 50 tahun, dan tidak mungkin isteri saya melahirkan lagi. Anggota keluarga saya tetap 4 orang, sama dengan lukisan 4 Apel yg saya buat sebelum saya menikah.

3 komentar:

  1. semangat terus indonesia perlu orang seperti anda... tentang seni..

    BalasHapus
  2. artikel yg bagus bosku^^
    ijin komen yaa... ^_^

    yuk di coba bermain di situs kami
    dan dukung tim favorit mu di SEMI FINAL UEFA
    ada banyak diskon dan banyak bonusnya juga lohh..!!

    BONUS DEPOSIT 10%
    BONUS CASHBACK 15%

    7 GAME DALAM 1 ID
    -TOGEL
    -SLOT
    -SABUNG AYAM
    -CASINO
    -SPORTBOOK
    -EGAMES
    -POKER

    INFO LEBIH LANJUT
    WA: +6285243178981

    WWW.CANDIANGKA.ORG

    BalasHapus